Blogger news

SELAMAT DATANG,ENJOY AND PLEASE LEAVE COMENT, *MARI BERBAGI ILMU BERSAMA, SEMOGA BLOG INI BERMANFAAT, SALAM SEMANGAT "ALLAHUAKBAR" !!*

Senin, 14 September 2015

Kolak Biji Salak Ubi Ungu dan Bakwan Mie

(MENU BUKA PUASA ALA ANAK KOSAN) :) :)

Ubi jalar atau ubi rambat, tanaman budidaya yang diduga berasal dari benua Amerika. Banyak penelitian telah menunjukkan bahwa peningkatan konsumsi makanan nabati seperti ubi jalar mengurangi resiko obesitas, diabetes, penyakit jantung dan kematian secara keseluruhan sementara mempromosikan kulit yang sehat, meningkatkan energi. Ubi jalar ini bisa kita olah menjadi berbagai makanan, salah satunya Kolak biji salak ...


cerita punya cerita, habis pulang kuliah gw main ke kontrakan temen, salah satu temen gw yg jg salah satu pemilik kontrakan ngajakin buat biji salak. karena ada ubi ungu rebus, yang rasanya kurang enak..jadi kita berinisiatif bikin kolak aja..  dan di sore hari temen gw pergi ke warung buat beli bahannya....

bahannya simple kok, mudah di dapat...apa aja coba....???

karena namanya kolak biji salak ubi ungu, jadi bahan utamanya ubi ungu.. sebarnya ubi jalar ini banyak macamnya, berhubung kita punyanya ubi ungu, jadi kita pakai ubi ungu...dan bahan campurannya tepung aci dan garam

untuk kuahnya cuma butuh air, gula merah, santan, dan daun pandan (kita nggk pakai karna nggk ada)

cara membuatnya juga nggk susah kok...

1. cuci bersih ubinya, lalu kukus atau rebus
2. setelah matang, angkat, bersihkan kulitnya, lau dilumatkan...
3. campurkan tepung aci dan garam, aduk-aduk hingga kalis, dan bisa dibentuk..
4. ambil sedikit-sedikit, lalu bentuk menjadi bulat-bulat  


proses pembuatan biji salak

sambil nunggu biji salaknya selesai dibulat bulat, gw bikin bakwan mie, atau kalau orang Sunda bilang bala-bala, ini nih



buatnya gampang banget guys... cuma butuh mie goreng, telur, tepung terigu, daun bawang
cara buatnya juga mudah banget kok, rebus mie, setelah mateng tiriskan, kocok telur dan bumbu, masukkan mie,daun bawang , dan terigu (jangan banyak-banyak ya, sedikit aja kayak buat kentucky gitu), terus goreng deh sedikit demi sedikit hingga kecoklatan. angkat dan siap sajikan..:)

"ika.. udah belum masaknya?" teriak temenku
"belum". jawabku
"lama banget, keburu maghrib",kata temenku lagi
"iya bentar lagi, ini buat kamu buka juga tau." kataku
"oh iya iya makasih ika".. jawab temenku
"hmm, ini anak makanya jangan marah-marah dulu..".kataku lagi

beberapa menit kemudian..
"udah belum....?" teriak temenku lagi
"udah nih".. jawabku

well, kita kembali lagi ke kolak biji salaknya ya.....
setelah biji salak selesai dibulat-bulat
5. rebus air dan gula merah hingga mendidih
6. masukkan biji salak, masak hingga terapung
siaaap disajikan........ oya kalau suka tambahkan santan ya... kita bikin 2 versi nih, pakai santan, dan non santan... dan ini dia hasilnya
non santan


pakai santan (lebih menarik ya warnanya)

daaaan, ini menu buka puasa anak kosan (ceritanya lagi puasa senin kamis), tapi temen gw yg puasa, gw lagi nggk puasa. jadi masakin aja biar dapat pahala orang yg berpuasa juga.. hehehe



sambil nunggu adzan maghrb, foto-foto dulu dong... sambil chat pemilik kontrakan lainnya yg lagi pada rapat di kampus...*aktivis banget ya...
"jangan diabisin ya, tunggu, kabur aja yuuk", komentar temen-temen
ada komentar yg bodor banget..."itu teh biji salak beneran?" hahahaha 


adzan maghrib telah berkumandang.....saatnya berbuka puasa.....
selamat berbuka puasa ya.....:)

#senin, 14 september 2015, @kontrakan dewi, maya, miftah, sarah, irma




Sabtu, 12 September 2015

Religionsleben (kehidupan beragama)



  • secara umum, mayoritas agama di Jerman adalah Kristen (Protestan dan Khatolik). Jumlah penganut agama Katolik terbesar terdapat di Saarl . Marthin Luther adalah seorang yang membeberkan tentang perdagangan surat penghapusan dosa yang dilakukan oleh gereja katolik. Dengan adanya revolusi ini akhirnya munculah aliran baru dalam agama Kristen di Jerman yang bernama Lutheran.
  • perpindahan agama dianggap wajar apabila berpindah ke agama protestan ataupun khatolik. tetapi akan menjadi permasalahan apabila beralih kepercayaan ke agama Islam atau Yahudi. karena agama islam dan yahudi agama yang dianut oleh minoritas.
  • Islam dikenal oleh bangsa Jerman sejak zaman pendudukan Kekhalifahan Islam di Spanyol. Pada zaman perang salib, peperangan terjadi antara kaum muslim dengan bangsa Eropa, terutama Perancis, Jerman dan Inggris. Setelah perang salib berakhir, toleransi antar agama dan kebudayaan pun berlangsung. Di saat itulah bangsa Eropa termasuk Jerman mulai mengenal lebih jauh tentang Islam. Perayaan lebaran untuk Jerman sendiri lebih dikenal dengan nama Das Ramadanfest, Das Fest des Fastenbrechens, atau Das Zuckerfest. Hari Lebaran bukanlah hari libur nasional di Jerman.  Namun, di HAMBURG dan BREMEN hari-hari besar Islam sudah dijadikan hari libur nasional.Makanan khas lebaran di Jerman, Gula-gula ala Turki kenyal dan manis seperti candil ; Martabak isi bayam ala Turki ; Kirschenkuchen.  Masjid di jerman : Masjid Umar bin Khattabdi pinggiran kota Kroazberg, Berlin, Masjid Sehitlik di Berlin, Masjid Cologne, Masjid  Ahmadiyahdi Vielmrsdorf, Berlin
  •  Jerman merupakan Negara tempat kelahiran Paus Benedictus XVI (Joseph Ratzinger), pimpinan tertinggi tahta suci Gereja Vatikan. tradisi merayakan Natal atau disebut das Weihnachten dimulai saat gereja memasuki masa advent, yaitu empat minggu sebelum hari Natal. Masa advent ditandai dengan kehadiran pasar Natal atau dikenal dengan der Weihnachtsmarkt dimana pasar musiman ini menjual berbagai macam pernak-pernik Natal, kebutuhan musim dingin, juga makanan dan minuman Natal. Pasar Natal adalah pasar malam yang diadakan untuk merayakan Natal selama Adven, terutama empat minggu sebelum hari Natal. Weihnachtspyramiden menjadi ciri khas nya. Pasar malam ini awalnya merupakan tradisi di Jerman dan Austria. Christkindlmarkt, Christkindlmarket, atau Weihnachtsmarkt. Makanan khas natal , Weihnachtsgans (Angsa panggang spesial Natal) ; Weihnachtsplätzchen (Kue kering khusus Natal); Schäufele (Daging ham yang diasapi) ; Sauerkraut (Kubis yang diiris tipis-tipis dan difermentasikan); Bratapfel (Apel panggang); Glühwein (Wein yang disajikan hangat). Gereja di Jerman : Katedral Trier terletak di Trier, Frauenkirche di Dresden, Kölner Dom.

Mengapa Bumi Berputar???

 



Bumi yg kita diami ini ternyata juga berjalan, berputar disekitar matahari dalam lingkaran yg amat besar dan luas. Ingatlah bahwa jarak antara bumi dan matahari adalah 90.000.5000 Mil. Perputaran ini lamanya 365 hari, 5 jam, 49 menit, 12 detik,  yg kita namakan satu Tahun.
perputaran bumi pada sumbunya dinamakan rotasi bumi, sedangkan perputaran bumi dengan matahari dinamakan revolusi bumi.

Bumi berputar ke arah timur, atau jika dilihat dari utara, melawan arah jarum jam. Masa rotasi dalam kaitannya dengan Matahari ialah 24 jam. Namun perputaran ini perlahan terus melambat karena pengaruh gravitasi bulan. Hal ini bisa dilihat dari melambatnya satu hari pada masa kini sebesar 1.7 milidetik dibanding seabad yang lalu.
Bumi berputar karena untuk menyeimbangkan benda-benda yang ada di bumi dan agar gravitasinya stabil. Apabila gravitasi melemah, maka akan tersedot oleh gravitasi matahari, yg mengakibatkan bumi bisa keluar dari orbitnya...
MasayaaAllah.. ciptaan Allah begitu dahsyatnya...

Berapa sering lagi kita harus mengagumi karya Tuhan yang luar biasa,yang menciptakan langit dan bumi dari sebuah hakikat primat dari sebuah rincian yang demikian indah sehingga dengannya Ia dapat menciptakan otak dan pikiran yang bernyala dengan berkah kemampuan meramal yang ilahiah untuk menerobos misteri ciptaan-Nya sendiri. Jika pikiran dari seorang Bohr atau Einstein membuat kita terkagum-kagum dengan kekuatannya, bagaimana kita mulai memuja keagungan Tuhan yang menciptakannya?”
“Banesh Hoffmann”

**catatan pribadi (diklat tutor 12 september 2015) dengan penambahan sedikit dari wikipedia, https://eryza.wordpress.com/ipa-3-2/tata-surya-2/

Jumat, 11 September 2015

Ubah Cara Menghafalmu !

8 HAL AGAR MENGHAFAL AL-QUR'AN TERASA NIKMAT
Berikut ini adalah 8 hal yg insya Allah membuat kita merasa nikmat menghafal Al-Qur'an.
Tips ini kami dapatkan dari ust. Deden Makhyaruddin yang menghafal 30 juz dalam 19 hari (setoran) dan 56 hari untuk melancarkan.
Tapi uniknya, beliau mengajak kita untuk berlama-lama dalam menghafal.
Pernah beliau menerima telepon dari seseorang yang ingin memondokkan anaknya di pesantren beliau.
ustadz.. menghafal di tempat antum tu berapa lama untuk bisa hatam???

“SEUMUR HIDUP” jawab ust. Deden dengan santai.

Meski bingung, Ibu itu tanya lagi ,targetnya ustadz????

targetnya HUSNUL KHOTIMAH, MATI DALAM KEADAAN PUNYA HAFALAN? jawab ust. Deden.

Mm.. kalo pencapaiannya ustadz???? Ibu itu terus bertanya.

pencapaiannya adalah DEKAT DENGAN ALLAH? kata ust. Deden.

Menggelitik, tapi sarat makna. Prinsip beliau ?CEPAT HAFAL itu datangnya dari ALLAH, INGIN CEPAT HAFAL (bisa jadi) datangnya dari hawa nafsu dan syaithan??

(Sebelum membaca lebih jauh, saya harap anda punya komitmen terlebih dahulu untuk meluangkan waktu 1 jam per hari khusus untuk qur?an. Kapanpun itu, yg penting durasi 1 jam)

Mau tahu lebih lanjut, yuk kita pelajari 8 prinsip dari beliau beserta sedikit penjelasan dari saya.

1. MENGHAFAL TIDAK HARUS HAFAL

Allah memberi kemampuan menghafal dan mengingat yg berbeda2 pada tiap orang.

Bahkan imam besar dalam ilmu qiroat, guru dari Hafs -yg mana bacaan kita merujuk pada riwayatnya- yaitu Imam Asim menghafal Al-Quran dalam kurun waktu 20 tahun.

Target menghafal kita bukanlah ?ujung ayat? tapi bagaimana kita menghabiskan waktu (durasi) yg sudah kita agendakan HANYA untuk menghafal.

2. BUKAN UNTUK DIBURU-BURU, BUKAN UNTUK DITUNDA-TUNDA

Kalau kita sudah menetapkan durasi, bahwa dari jam 6 sampe jam 7 adalah WAKTU KHUSUS untuk menghafal misalnya,

Maka berapapun ayat yang dapat kita hafal tidak jadi masalah.

Jangan buru-buru pindah ke ayat ke-2 jika ayat pertama belum benar2 kita hafal.

Nikmati saja saat2 ini.. saat2 dimana kita bercengkrama dengan Allah.

1 jam lho.. untuk urusan duniawi 8 jam betah, hehe.

Toh 1 huruf 10 pahala bukan??

So jangan buru2?
Tapi ingat!

Juga bukan untuk ditunda2.. habiskan saja durasi menghafal secara  PAS

3. MENGHAFAL BUKAN UNTUK KHATAM, TAPI UNTUK SETIA BERSAMA QUR’AN.

Kondisi HATI yang tepat dalam menghafal adalah BERSYUKUR bukan BERSABAR.

Tapi kita sering mendengar kalimat ?menghafal emang kudu sabar, ya kan??

Sebenarnya gak salah, hanya kurang pas saja.

Kesannya ayat2 itu adalah sekarung batu di punggung kita, yang cepat2 kita pindahkan agar segera terbebas dari beban (hatam).

Bukankah di awal surat Thoha Allah berfirman bahwa Al-Qur?an diturunkan BUKAN SEBAGAI BEBAN.

Untuk apa hatam jika tidak pernah diulang??

Setialah bersama Al-Qur?an.

4. SENANG DIRINDUKAN AYAT

Ayat2 yg sudah kita baca berulang-ulang namun belum juga nyantol di memory, tu ayat sebenarnya lagi kangen sama kita.

Maka katakanlah pada ayat tersebut ?I miss you too?? hehe.

Coba dibaca arti dan tafsirnya  bisa jadi tu ayat adalah jawaban dari pertanyaan  kita.

Jangan buru2 suntuk dan sumpek ketika gak hafal2, senanglah jadi orang yg dirindukan ayat..

5. MENGHAFAL SESUAP-SESUAP

Nikmatnya suatu makanan itu terasa ketika kita sedang memakannya, bukan sebelum makan bukan pula setelahnya.

Nikmatnya menghafal adalah ketika membaca berulang2.

Dan besarnya suapan juga harus pas di volume mulut kita agar makan terasa nikmat.

Makan pake sendok teh gak nikmat karena terlalu sedikit, makan pake sendok nasi (entong) bikin muntah karena terlalu banyak.

Menghafalpun demikian.

Jika ?amma yatasa alun? terlalu panjang, maka cukuplah ?amma? diulang2, jika terlalu pendek maka lanjutkanlah sampai ?anin nabail adzim? kemudian diulang2.

Sesuaikan dengan kemampuan ?mengunyah? masing-masing anda.

6. FOKUS PADA PERBEDAAN, ABAIKAN PERSAMAAN?

Fabi ayyi alaai rabbikuma tukadz dziban? jika kita hafal 1 ayat ini, 1 saja! maka sebenarnya kita sudah hafal 31 ayat dari 78 ayat yg ada di surat Ar-Rahman.

Sudah hampir separuh surat kita hafal.

Maka ayat ini dihafal satu kali saja, fokuslah pada ayat sesudahnya dan sebelumnya yang merangkai ayat tersebut.

7. MENGUTAMAKAN DURASI

Seperti yang dijelaskan di atas, komitmenlah pada DURASI bukan pada jumlah ayat yg akan dihafal.

Ibarat argo taxi, keadaan macet ataupun di tol dia berjalan dengan tempo yang tetap.

Serahkan 1 jam kita pada Allah.. syukur2 bisa lebih dari 1 jam.

1 jam itu gak sampe 5 persen dari total waktu kita dalam sehari?!!!
5 persen untuk qur?an

8. PASTIKAN AYATNYA BERTAJWID

Cari guru yang bisa mengoreksi bacaan kita.

Bacaan tidak bertajwid yg terlanjur kita hafal akan sulit dirubah/diperbaiki di kemudian hari (setelah kita tahu hukum bacaan yang sebenarnya).

Jangan dibiasakan otodidak untuk Al-Qur’an dalam hal apapun yg berkaitan dengan Al-Qur’an; membaca, mempelajari, mentadabburi, apalagi mengambil hukum dari Al-Quran.

NB: setiap point dari 1 - 8 saling terkait

Semoga bermanfaat, niat kami hanya ingin berbagi..
Mungkin ini bisa jadi solusi bagi teman-teman yang merasa tertekan, bosan, bahkan capek dalam menghafal.

Kami yakin ada yg tidak setuju dengan uraian di atas, pro-kontra hal yg wajar karena setiap kepala punya pikiran dan setiap hati punya perasaan.

Oh ya, bagi penghafal pemula jangan lama2 berkutat dalam mencari2 metode menghafal yang cocok dan pas, dewasa ini banyak buku ataupun modul tentang menghafal Al-Qur?an dengan beragam judulnya yg marketable.

Percayalah..
1 metode itu untuk 1 orang, si A cocok dengan metode X, belum tentu demikian dengan si B, karena si B cocok dengan metode Y.

Dan yakini sepenuhnya dalam hati bahwa menghafal itu PENELADANAN PADA SUNNAH NABI BUKAN PENERAPAN PADA SUATU METODE.

Satu lagi.. seringkali teman kita menakut2i jangan ngafal.. awas lho, kalo lupa dosa besar.. hey, yg dosa itu MELUPAKAN, bukan LUPA.

Imam masjidil Harom pernah lupa sehingga dia salah ketika membaca ayat, apakah dia berdosa besar???

Oke ya?
Semoga kita masuk syurga dengan jalan menghafal Qur’an. Amiin selamat menghafal.

Sumber: Arsip PISTOL
www.hpaindonesia.net

(Catatan dari Kajian Indahnya hidup dengan Menghafal dan Mentadabburi Al Quran bersama Ustadz Bachtiar Natsir dan Ustadz Deden Mukhyaruddin di Masjid Al Falah; 7/6/'15) - bersama Ustadzuna Alfan Syulukh, S.Psi., Al Hafidz.