Asiknya Berorganisasi
“Ngapain
sih capek-capek ikut organisasi... buang-buang waktu saja...”. mungkin
kalimat itu yang sering diucapkan oleh remaja zaman sekarang ketika melihat
temannya aktif berorganisasi. Apalagi organisasi bernuansa islami. Huuuh pasti
pada malas ikut bergabung.
Hadits Nabi Saw. Tentang waktu:
Tidak terbit fajar suatu hari, kecuali dia berseru.
"Putra-putri Adam, aku waktu, aku ciptaan baru, yang
menjadi saksi usahamu. Gunakan aku karena aku tidak
akan kembali lagi sampai hari kiamat."
Kemudian, tulis Malik Bin Nabi lebih lanjut:
Waktu adalah sungai yang mengalir ke seluruh penjuru
sejak dahulu kala, melintasi pulau, kota, dan desa,
membangkitkan semangat atau meninabobokan manusia. Ia
diam seribu bahasa, sampai-sampai manusia sering tidak
menyadari kehadiran waktu dan melupakan nilainya,
walaupun segala sesuatu --selain Tuhan-- tidak akan
mampu melepaskan diri darinya.
Sedemikian besar peranan waktu, sehingga Allah Swt. berkali-kali bersumpah dengan menggunakan berbagai kata yang menunjuk pada waktu-waktu tertentu seperti wa Al-Lail (demi Malam), wa An-Nahar (demi Siang), wa As-Subhi, wa AL-Fajr, danlain-lain.
Dengan landasan hadis tersebut, menurut saya pribadi berorganisasi itu bukan membuang-buang waktu,justrumalah memanfaatkan waktu yang ada. Waktu tidak akan pernah kembali jika sudah berlalu, waktu adalah hidup maka kita harus memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya. Daripada berdiam diri dirumah atau hanya melakukan kegiatan yang tidak bermanfaat mending ikut organisasi, banyak sekali manfaatnya, bisa nambah teman, pengalaman, wawasan dan pengetahuan, bisa berprestasi baik akademik maupun non akademik, bisa juga mengasilkan laba, dan masih banyak lagi deh manfaat lainnya. Pokoknya nggak bakal rugi jika kita aktiv berorganisasi.
Orang yang aktiv berorganisasi manajemen waktunya
lebih baik dari pada orang yang tidak berorganisasi. Dalam berorganisasi kita
dituntut untuk bisa disiplin, dan bisa membagi waktu. Pengalaman pribadi saya
ketika ikut organisasi, saya menjadi lebih percaya diri untuk berbicara di
depan orang banyak. Saya belajar bagaimana cara bersosialisasi dengan
masyarakat dan instasi. Saya belajar bagaimana membagi waktu, bagaimana menjadi
panitia dalam suatu acara. Dan itu rasanya etwas
banget.. hehehe. Disana saya menemukan keluarga baru. Disana saya merasakan
hangatnya ukhuwah. Banyak sekali ilmu-ilmu, cerita-cerita, pengalaman yang luar
biasa. Dan enaknya lagi karna saya sejak SMA aktiv berorganisasi jadi
ketika memasuki dunia perkuliahan yang jadwalnya super duper padat sudah tidak
kerepotan lagi dalam membagi waktu. Dan tidak canggung lagi berhadapan dengan
orang banyak. Ketika disuruh mengisi biodata, di format pengalaman organiasinya
jadi nggak kosong deh,,, hehehehehe
awalnya sih saya hanya ikut Paskib, tapi akhirnya saya tersesat di jalan
yang benar, hehe. Alhamdulillah saya bisa bergabung dengan rohis sekolah. terus ngikutin
kegiatan yang di selenggarakan oleh FPRJ. Sejak itulah kemudian saya aktiv
berorganisai. di rekrut jadi pengurus oleh FPRJ (meskipun belum resmi) hihihi
dan saya pernah ditawarin juga bergabung dengan komunitas Republik Motivasi kalo
nggak salah saya ikut berpartisipasi di republik motivasi dari bulan
juli-desember 2012 insyaAllah di kampus juga bakal aktiv organisasi,baik bidang keagaman, sosial,
politik, maupun ekonomi,,dll. karena berorganisasi itu asiik banget....dan saya suka berorganisasi...
eh, sobat ada lagi nih manfaat lain ikut
organisasi..
1. Menyalurkan Minat dan Bakat
Kalau kamu hobi olahraga, tidak ada salahnya kamu ikut organisasi keolahragaan. Juga kalau kamu suka dan bercita-cita menjadi peneliti, kamu bisa coba masuk Kelompok Ilmiah Remaja. Kalau kamu suka dengan dunia kerelawanan, kamu bisa ikut Palang Merah Remaja. Atau kalau kamu suka dengan alam bebas, kamu bisa ikut organisasi pecinta alam. Kalau suka dengan keagamaan kamu bisa ikut ROHIS. Semua organisasi ini mewadahi minat dan bakat kamu. Tentu saja minat dan bakat yang ditampung adalah minat dan bakat yang positif. Ayo, coba gali, adakah minat dan bakat kamu yang sesuai dengan organisasi eksrtrakurikuler di sekolah atau UKM di kampus?
Dan jangan lupa, setiap orang punya bakat masuk menjadi orang yang baik. Setiap orang punya minat untuk masuk surga. Rohani Islam siap menampung minat dan bakat kamu itu. Apa pun organisasi yang kamu ikuti di sekolah atau kampus, pastikan kamu juga ikut Rohis ya. biar tawazun (seimbang) dunia akhirat ;)
2. Ajang Bersosialisasi
Gaul bukan berarti kamu suka jalan-jalan ke mal, cafe, atau tempat nongkrong lain (termasuk wc). Kamu aktif di organisasi, bertemu dengan teman-teman se-ide dan se-perjuangan, suka berkumpul dengan mereka mencurahkan gagasan-gagasan yang hebat, maka kamu adalah anak gaul yang sejati.
Karena manusia itu makhluk sosial, maka kita membutuhkan manusia yang lain. Di organisasi lah kita bisa menemukan manusia yang "kita butuhkan". Mungkin manusia itu adalah orang yang bisa menjadi teladan kita, mungkin manusia itu adalah tempat curhat kita, atau manusia itu tempat kita meminjam uang. Apa pun kebutuhan itu, kita butuh manusia lain.
Alangkah indahnya kalau kawan-kawan tempat kita bersosialisasi adalah orang-orang yang sholeh atau orang-orang yang punya semangat menimba ilmu keislaman, seperti di Rohis. “Seseorang dapat dinilai dari kadar agama temannya, oleh karena itu hendaknya salah satu dari kalian meneliti dahulu siapa yang akan ia jadikan teman.”
3. Belajar Menjadi Pemimpin, Bekerjasama, dan Tanggung Jawab
Dalam organisasi, ada pembagian tugas. Tugas itu bisa sebagai pemimpin, atau sebagai bawahan. Bila kita ditunjuk menjadi pemimpin - entah itu ketua umum atau ketua departemen, kita akan mendapat pengalaman belajar memimpin yang sangat berharga dalam organisasi eksrtrakurikuler. Kita belajar mengatur manusia yang punya watak berbeda-beda. Memadukan mereka dengan berbagai wataknya untuk mencapai tujuan. Sebuah seni tersendiri. Bila kita sebagai bawahan, maka kita bisa belajar patuh dan menunaikan tugas dengan benar. Apa pun posisi kita, kita belajar bertanggung jawab atas peran yang telah ditentukan untuk kita.
Organisasi tentu membutuhkan kerjasama yang kompak. Kita belajar bagaimana bekerjasama, mencurahkan ide, dan menjalankan keputusan musyawarah dalam organisasi. Bila kita selama ini hanya mengenal kerjasama pada saat ujian, cobalah belajar kerjasama yang baik dalam organisasi.
4. Merangsang Kreatifitas.
Tiap organisasi punya tujuan. Untuk mencapai tujuan, dibutuhkan kreatifitas dari para anggotanya. Selain itu, tugas yang diberikan pada kita pun butuh kreatifitas untuk menuntaskannya. Dalam organisasi lah kita belajar kreatifitas yang benar, bukan kreatifitas buruk seperti melakukan manuver mencontek yang jitu saat ujian.
5. Belajar Memiliki Visi, Misi, dan Perencanaan.
Visi Misi? Apakah kita akan menjadi caleg? Yah... masa depan orang hanya Allah swt yang tahu. Tapi visi misi itu bukan cuma janji gombal para caleg. Setiap orang perlu memiliki visi misi dan perencanaan dalam hidupnya. Pernah membaca novel Ayat-Ayat Cinta? Di situ diceritakan bahwa sang tokoh, Fahri, memiliki perencanaan yang matang dalam hidup dan perencanaan itu dipetakan dengan apik dan ditempel di dinding kamarnya. Coba lah memiliki perencanaan dalam hidup, siapa tahu bisa bertemu gadis kaya orang Jerman di KRL Jabotabek.
Saat organisasi akan melakukan penggantian pengurus, biasanya calon ketua akan ditanya apa visi misinya. Penting untuk mengetahui visi misi sang calon, karena dari situ akan diketahui kemana organisasi akan di bawa bila calon itu terpilih. Selain itu juga bisa mengukur kecerdasan si calon.
Visi adalah cara pandang jauh ke depan kemana organisasi harus dibawa agar dapat eksis, antisipatif dan inovatif. Misi adalah langkah-langkah untuk mencapai visi.
Begitu lah manfaat positif dari berorganisasi. Ada berbagai manfaat lain yang akan anda rasakan sendiri. Gimana sobat??? Jangan ragu lagi untuk ikut aktiv organisai yaaaa.. Selagi masih muda aktiv lah berorganisasi. Sangat membantu sekali ketika kita sudah turun bergabung kedalam masyarakat nanti.
Dari
Abdullah bin Abbas R.A, beliau berkata: rasulullah S.A.W menasehati seseorang
lelaki:
“manfaatkanlah lima perkara sebelum datangnya lima perkara : masa mudamu sebelum masa pikunmu, masa sehatmu sebelum masa sakitmu, masa kayamu sebelum masa miskinmu, masa luangmu sebelum masa sibukmu, masa hidupmu sebelum kematianmu.” (HR. Al Hakim. Hadits shahih)
“manfaatkanlah lima perkara sebelum datangnya lima perkara : masa mudamu sebelum masa pikunmu, masa sehatmu sebelum masa sakitmu, masa kayamu sebelum masa miskinmu, masa luangmu sebelum masa sibukmu, masa hidupmu sebelum kematianmu.” (HR. Al Hakim. Hadits shahih)
sumber : pengalaman pribadi dan , http://www.islamedia.web.id/2013/06/manfaat-berorganisasi.html
(fun with FPRJ)






Tidak ada komentar:
Posting Komentar