Blogger news

SELAMAT DATANG,ENJOY AND PLEASE LEAVE COMENT, *MARI BERBAGI ILMU BERSAMA, SEMOGA BLOG INI BERMANFAAT, SALAM SEMANGAT "ALLAHUAKBAR" !!*

Senin, 08 Juni 2015

Sepenggal Episode Perjalanan

Haiii sobat bloger, bagaimana kabarnya? Sudah lama tak menyapa, gue hadir kembali nih, kali ini gue akan berbagi sedikit cerita, yang mungkin bias jadi pelajaran buat teman-teman. Sebenarnya cerita ini sudah lama, baru sempat posting.
maaf kalau garing yaaa… gue nggk pinter nulis, nggk pinter cerita, baru beajar nih, ingin berbagi cerita aja. Siapa tau bisa menginspirasi yang lain…
SELAMAT MEMBACA….



Liburan semester telah usai. Itu tandanya aku harus segera kembali ke tanah rantau, untuk menyelelasiakan studiku. Agustus 2014 (lupa tanggalnya) aku berangkat dari jambi ke Bandung. Ya Bandung, tempat aku mencari ilmu. Sepanjang perjalanan banyak sekali kejadian-kejadian yang menyebalkan… kejadian itu dimulai dari bandara Sultan Taha-Jambi. Pesawatnya pending. Seharusnya berangkat jam 12.05 tapi ternyata jam 13 (lupa menitnya) hamper jam 2 kalau nnggak salah baru berangkat menuju bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. Huuufft, menyebalkan. Sampai di Soekarno hatta jam 15. Lalu aku segera mencari banrang-barang bawaanku, dan setelah itu mencari travel untuk menuju ke Bandung. Udah dapat tu travel. Tapi gue harus nunggu lagi sampi akhirnya jam 17.15 , berangkat menuju bandung. Kenapa nggk langsung ke bandung? Karena nggak ada pesawat dari jambi yang langsung ke bandung. Jadi transit ke Tangerang dulu, baru naik travel ke Bandung. Hmmmm… menunggu itu hal yang sangat menyebalkan. Mana laper lagi, belum sempat makan, dan selama perjalan itu gue menahan rasa lapar… rasanya lemes banget, kayak mau pingsan, sakit perut. Kasihan banget hidup gue… Namun dibalik hal-hal yang menyebalkan itu ada hal yang membuatku takjub. Didalam mobil travel itu aku bareng sama ibu dari makasar dan ibu-ibu dari…mana ya?? Lupa gue, pokoknya luar jawa, tapi orang perantauan, bahasannya jawa bingiits. Ternyata arek Suroboyo… mereka ada tugas ke Bandung. Dari pembicaraan mereka yang aku dengar, Kayaknya mereka anggota dewan. penumpang lainnya juga ada, sepertinya mahasiswa juga kayak gue. Ibu Makasar itulah yang membuatku takjub. Dibalik hal-hal yang menyebalkan itu aku dipertemukan dengan ibu yang baik hati.  Gini ceritanya….
 Jam 19 atau jam 20 (lupa),  akhirnya kita istirahat di rest area KM 57. Disitulah gue mengakhiri masa kelaparan gue. Uyeeee, akhirnya makan juga. Aku langsung menuju ke RM. SEDERHANA, bersama penumpang lainnya. Ibu-ibu yang orang Surabaya makan berdua, dan aku makan berdua sama ibu dari Makasar.  Setelah makanan disajikan oleh pelayan restoran. Kami pun langsung meyantapnya. Kami berbincang-bincang.
Ibu itu bertanya, “ ada tugas ke Bandung ya?”
haaaa, setua itu kah wajah gue. Huhuhu, ngpp deh, wajah dewasa, hehe
 “nggk bu  saya masih kuliyah,” jawabku.
“Ibu mau kemana?”, Tanya ku
Lupa tujuannya kemana, tapi yang jelas sedang ada tugas dari kantor.
“Kuliah dimana?”, Tanya ibu itu lagi
“Di UPI bu, Universitas Pendidikan Indonesia.” Jawabku
“Oh.. jurusan apa?”, Tanya ibu
“Bahasa Jerman bu.” Jawabku
“Waah hebat. Mau ke Jerman ya?.” kata ibu
“Hehee, iya bu aamiiin,” sahutku
Entah apa isimewanya bahasa jerman, pasti kalau bilang jurusan bahasa jerman pasti pada heran. Pada bilang wow, keren, hebat, dll. Emang keren kali ya Bahasa Jerman itu… hehee
Tak lama kemudian selesailah kami makan malam.  Alhamdulillah akhirnya kenyang juga. Disiniah hal yang membuatku salut. Aku memanggil pelayan restaurannya.
“notanya dipisah aja.” Kataku kepada pelayan restauran
“Oh iya”.  Jawabnya.
Tapi ibu dari makasar itu langsung berkata,“ nggk apa,biar ibu yang bayar.”
“Eh nggk usah bu,” kataku
“Udah nggkpapa”, kata ibu baik hati
yasudah, akhirnya ibu baik hati yang bayar makannya. Aku berniat untuk menggantinya. Tapi ibu itu menolak.
MasyaaAllah baik bangeet sih bu, kita kan belum kenal, gumamku. Ku ucapkan terimakasis pada ibu baik hati itu.
Inilah orang Indonesia,,,,ini lah keloyalan, keramahan orang Indonesia, kepada orang yang baru dikenal saja bisa langsung akrab, modal bercakap-cakap saja langsung dapat sepirng nasi gratis… #eh. Ya begitulah orang Indonesia, care banget… pantas diberi salut…
saaaaaalut..salut.. saluuuuuut ……salut…
Setelah makan kami ke indomaret. Katanaya ibu itu mau ke indomaret. aku Cuma beli minum aja. Stelah itu kami kembali kemobil. Dan melanjutkan perjalan.
Sayang sekali, bodohnya diriku tak menanyakan siapa nama ibunya, dan tidak meminta nomer HP nya, padahal kan bias jadi chanel kalu sewaktu waktu ke Makasr, bias jadi tumpangan,, hehe, #lah kok gitu. Ngkk lah, biar nambah saudara aja….
Tapi terimakasih banyak bu, atas kebaikan ibu…
semoga kita bisa bertemu kembali…
jadi intinya ngobrol biar dapat makan gratis,,, # eh salah ya…
intinya harus sabar, dalam keadaan yang sangat menyebalkan , karena ada hikamah dibalik  sebuah peristiwa.
itulah sepenggal episode perjalananku menuju tanah rantau…

sekian dan terimakasih

Tidak ada komentar:

Posting Komentar