Blogger news

SELAMAT DATANG,ENJOY AND PLEASE LEAVE COMENT, *MARI BERBAGI ILMU BERSAMA, SEMOGA BLOG INI BERMANFAAT, SALAM SEMANGAT "ALLAHUAKBAR" !!*

Selasa, 25 September 2018

Hati Manusia

Hati manusia siapa yang tahu
bisa jadi:
paginya baik sorenya buruk, paginya buruk sorenya baik

paginya suka sorenya benci, paginya benci sorenya suka.

bahkan bisa jadi paginya iman, malamnya kafir, atau paginya kafir malamnya iman.

"sungguh, hati manusia itu lebih mudah berbolak balik daripada air dalam bejana yang telah mendidih"
[HR. Muslim no. 24317]

bagaimana kita lihat gejolak air didalam bejana yang sedang mendidih, sungguh hati kita tak berdaya seperti air dalam bejana itu jika Allah menghendaki.

"wahai dzat yang maha membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu"
[Hr. Tirmidzi]

semoga Allah selalu memberikan keteguhan di dalam hati kita, sehingga kita bisa mendapatkan akhir khusnul khotimah.

aamiin

mari ingatkan keluarga, saudara, sahabat, dan teman -teman kita ...


Mudah mudahan renungan ini bermanfaat dan sekaligus pengingat untuk kita semua ...

Jumat, 07 September 2018

CAVING MATAGIRA “SUSUR GUA SANGYANG POEK”



CAVING???? Apa tu?
Caving berasal dari kata cave, artinya Gua. Caving diartikan sebagai aktivitas penelusuran gua.
ini pertama kalinya MATAGIRA melakukan caving. Alhamdulillah sudah bergabung di MG jadi bisa ikutan. 15 mei 2014 hari libur, saatnya melakukan kegiatan yang berbeda, yaitu sapa alam… ditemani akang teteh dari JANTERA (Pecinta Alam dari Pend. Geografi Universitas Pendidikan Indonesia) kami melakukan perjalanan ke Gua Purbakala Sangyang Poek, didaerah Citatah, Bandung Barat . Akang dan teteh JANTERA ini lah yang jadi Tour Guide, yang memberikan banyak ilmu tentang pergua-an kepada kami.
Sebelum ke Sangyang Poek kita diajak melihat gua Sangyang Tikoro. Gua ini masih misterius guys. Belum tau pasti aliran sungainya bermuara kemana. Belum ada yang menelusurinya, karena terlalu banyak resikonya. Ada yang bilang sih bermuara hingga laut selatan.


Dan sebelum sampai ke gua yang kita tuju kita harus melewati pipa-pipa super besar yang mengalirkan air limbah menuju waduk saguling. Dan juga  melewati sungai dengan dua warna berbeda yang menyatu. Warna hijau, keruh kotor, dan bau sebagai air pembuangan dari daerah perkotaan di waduk saguling yang bertemu dengan air agak kecoklatan alami non-kota dari waduk purba.


Sampai di gua yang kita tuju… gua sangyang poek.. ada pematerian dari temen-temen JANTERA.

 

Oke, kita mau berbagi sedikit nih mengenai pergua-an… semoga bermanfaat ya guys…
Tau nggak sih goa itu apa?
Gua itu, Loe gua end… hehehe
Just kidding guys… bukan itu ya..
Jadi yang bener, gua itu adalah sebuah lubang yang terbentuk secara alami. Gua Jepang atau Gua Belanda itu bukan dinamakan gua guys… kenapa?? Karena gua itu ada disebabkan oleh campur tangan manusia juga, nah hal yang semacam itu namanya lorong guys bukan gua. Pokoknya kalau gua itu yang terbentuk secara alamai ya guys…

Jenis jenis gua ini  banyak gays..berdasarkan proses pembentukannya ada gua lava, gua littoral, dan gua kapur. kalau gua sangyang poek ini termasuk gua karst, yaitu kawasan batu gamping yang telah melalui proses karsifikasi/pelarutan.


Gua karst terbagi menjadi 2 jenis, yaitu aktif dan fosil. Ciri-ciri gua aktif diantaranya, masih terjadinya proses pelarutan dan biasanya ada sungai yang mengalir dibawahnya, seperti gua Sangyang Tikoro yang kita lewati guys… kalau gua sangyang poek ini termasuk gua fosil, karena tidak ada lagi sungai yang mengalir dibawahnya, dan tidak terjadi pelarutan lagi, hanya ada beberapa ornament yang mengalami pelarutan. Apa aja ornament-ornament goa itu? Ini nih guys contohnya. Ini namanya Gourdam.


Gourdam ini sangat berkilau bak permata atau berlian, karena memiliki kandungan mineral yang banyak.
Motif bebatuan didalam goa banyak guys.. ada  yang berbentuk seperti tulang punggung, ada stalatit dan stalakmit.  lihat lah ini, betapa indah ciptaan Allah…
                 


Ketika kita memasuki gua, salah satu yang tidak boleh kita lakukan adalah menyentuh apapun yang ada didalamnya… lho kenapa? Karena eh karena ternyata gua itu sensitif guys… jadi nggk hanya manusia yang sensitif guys, gua juga sangat sensitif. Tubuh manusia itu memiliki suhu dan atmosfir yang berbeda dengan keadaan gua yang ada di dalamnya. keberadaan kita di dalam gua sebenarnya sudah menggangu. Apalagi jika menyentuh ornamen-ornamennya, bisa menggangu proses pembentukannya guys.. satu ornamen gua itu bisa terbentuk berpuluh-puluh tahun lamanya.. so  jangan menyentuh apapun ya guys.. okey…

Selain pematerian, kita juga workshop tentang pemetaan gua.. gua sangyang poek ini termasuk gua berbentuk horizontal. Alat yang perlu kita siapkan untuk pemetaan gua adalah meteran, kompas, doglas/busur, dan beberapa yang berperan yaitu leader, bidikman,targetman, pengukur, sketman, dan notulis. Penasaran bagaimana caranya?? Belajar sama ahlinya ya… anak geografi pasti bisa….hehe



Pertamakali memasuki gua.. huwaaaaa gelap… kalau ke gua jangan lupa bawa senter atau penerang ya guys.. kalau nggak bawa nggak akan bisa ngeliat apa-apa guys…


Oh ya guys…susur gua ala MATAGIRA ini bukan sekedar jalan-jalan biasa, selain dapat ilmu tentang pergua-an, kita juga bisa bertafakur nih guys .. orang yang bijak adalah yang bisa mengambil hikmah disetiap peristiwa. Sebagai umat muslim kita harus mentafakuri dan meneladani kisah-kisah zaman dahulu kala, zaman ke-Nabian dan ke-Rasulan. Bagaimana gelapnya gua Hira tempat Allah SWT menurunkan wahyu? Bagaimana suasana Gua Tsur tempat persembunyian Rasul dari para pasukan yang berburu nyawa Sang Kekasih Allah SWT? Bagaimana Gua Washid tempat persembunyian 7 orang pemuda yang beriman sang Ashabul Kahfi?
Kekuasaan Allah telah menyelamatkan 7 pemuda yang mulai meraskan hadirnya iman dihati tatkala Raja Diqyanius memaksa rakyatnya menyembahnya. ditemani seekor anjing mulia bernama Qithmir. Allah menidurkan para pemuda tersebut selama 309 tahun di dalam gua.
Baca kisah selengkapnya di https://islamidia.com/kisah-lengkap-7-pemuda-ashabul-kahfi-yang-ditidurkan-allah-selama-309-tahun-di-dalam-gua/
Kisah yang syarat dengan ibroh, sangat fenomenal dan menakjubkan.

Begitu Luar biasa sensasinya.. bermain sambil mengupas siroh , beribah dialam (sholat berjamaah) , tilawah, masak dan  makan di alam terbuka … masyaallah nikmatnya tak terkira…. Ini lah yang membedakan kami dengan pecinta alam pada umumnya…


Waktu itu hari hujan lebat…berlindunglah kami di pintu belakang gua, sambil menyalakan api unggun, untuk menghangatkan tubuh. Menikmati minuman hangat sambil melihat arus air sungai yang deras dan sudah berubah wana menjadi coklat seperti air susu…


Sebelum pulang kurang afdhol kalau belum foto bareng… inilah MATAGIRA dan JANTERA


Nah itulah cerita perjalanan kami versi ku ketika caving. Ayo pembaca yang baik tinggalkan komen yah.  Thank you.  ðŸ˜‰

Selasa, 04 September 2018

Pemuda Terbaik Dunia

Oleh: Farah Qoonita

Kalau saja Mahmed II hidup kembali dan melihat kondisi pemuda saat ini, mungkin ia sudah geleng-geleng kepala tak habis pikir. Ah, betapa kualitas kita dan dirinya terbentang amat jauh!

Saat kebanyakan pemuda berumur 21 tahun sudah angkat dagu, bangga bisa taklukkan hati wanita, Muhammad Al-Fatih sudah mampu taklukkan Konstantinopel!

Saat para pemuda bersenang-senang habiskan umur 8 tahunnya dengan menghafal lagu-lagu orang dewasa, Muhammad Al-Fatih sudah hafalkan seluruh ayat Al-Quran dalam kepalanya.

Saat para pemuda masih bingung dengan mimpinya, tidak tahu akan jadi apa, "let it flow" katanya, Muhammad Al-Fatih sudah bertekad dengan lantang sejak kecil, "Ayah, aku ingin menaklukkan Konstantinopel!"

Tekadnya tidak berakhir dengan teriakan lantang saja. Muhammad Al-Fatih memiliki visualisasi mimpi yang teramat jelas. Sejak kecil ia bersama ayah dan gurunya sudah memandang Benteng Byzantium dari atas bukit.

“Nak, benteng itu yang akan kau taklukkan nanti," seru Sang Ayah.

Muhammad Al-Fatih bahkan memiliki ruangan khusus berisi miniatur Konstantinopel, lengkap dengan peta dan strategi perang. Betapa ia tidak main-main dengan mimpinya.

Saat para pemuda begitu mudah mengeluh, merasa punya segudang masalah dan tekanan hidup, lalu menganggap hidupnya akan berakhir sia sia, Muhammad Al-Fatih sudah dibebankan amanah yang begitu besar bahkan sejak ia lahir ke dunia.

Ia menjadi tumpuan harapan tiga generasi akan takluknya konstantinopel, janji Allah yang diucapkan Rasulullah ï·º ratusan tahun silam. Ia menjadi harapan dari 6 abad perjuangan para pendahulu. Bayangkan! Harapan 600 tahun perjuangan para pendahulu dibebankan pada pundaknya! Ah, tapi sedikitpun ia tak gentar, tak mundur barang sejengkal!

Saat para pemuda habiskan waktunya untuk bersenang-senang, menonton film, nongkrong berjam-jam, Muhammad Al-Fatih memilih tingkatkan kemampuan fisik dan mengisi otaknya. Ia kuasai teknik bela diri, memanah, berkuda, berenang, strategi berperang, Ilmu fiqh, hadis, astronomi, dan matematika. Ia juga menguasai banyak bahasa; Arab, Turki, Persia, Ibrani, Latin, dan Yunani.

Saat para pemuda dengan mudah hancur mentalnya ketika direndahkan atau dihina orang lain, Muhammad Al-Fatih punya hati seluas samudera, mental sekuat baja. Tak terhitung berapa banyak orang yang merendahkannya saat ia diangkat menjadi Raja pada umur 19 tahun. "Bocah ingusan!", cela orang. Musuh dan lingkaran orang kerajaan meremehkan kemampuannya. Kerajaan musuh menyerang saat tahu Muhammad Al-Fatih diangkat menjadi sultan. Tapi ia lebih memilih memberikan bukti nyata.

Saat para pemuda habiskan air matanya untuk kekasih hati yang tidak jelas, Muhammad Al-Fatih memilih habiskan air matanya untuk memohon ampunan dan panjatkan harapan. Sejak baligh, tak pernah satu malam pun ia lewatkan salat Tahajjud. Ialah Pedang Malam, yang selalu diasah dengan tulus ikhlas.

Saat para pemuda lupa dan meninggalkan Tuhan, "Nanti saja kalau sudah tua", fikirnya, Muhammad Al-Fatih tak sekalipun pernah meninggalkan Allah dalam tiap urusannya. Ia miliki 250.000 pasukan yang tak sekalipun meninggalkan salat wajib. Ia laksanakan salat Jumat sebelum menyerang Konstantinopel. Shalat yang shaffnya terpanjang dalam sejarah, 4 km membentang dari Pantai Marmara hingga Selat Golden Horn di utara! Gema takbir bersahutan, menggetarkan, menjadi semangat saat menggempur lawan!

Saat para pemuda kehabisan cara dan ide-ide cemerlang untuk meraih mimpinya, Muhammad Al-Fatih tak kehabisan cara, bahkan yang menurut orang lain gila.

Yang ia hadapi ialah Benteng Byzantium! Dibatasi laut dengan pagar rantai besi, terbuat dengan teknologi terhebat pada zamannya, tak mampu ditembus selama 11 abad.

Kokohnya Benteng Byzantium tak membuat Ia kehilangan akal. Tak bisa menyeberangkan 70 kapal lewat laut, ia lumurkan minyak pada ratusan gelondongan kayu, lalu jalankan seluruh armada kapal melintasi bukit hanya dalam satu malam!

Hoila!

Pagi hari menjelang, musuh kaget bukan kepalang. Benteng Byzantium yang selama 11 abad tak terhancurkan, hari itu telah mampu ditembus!

Merekalah yang Rasulullah ï·º sebut dengan sebaik-baik pemimpin dan sebaik-baik tentara,

“Konstantinopel akan jatuh di tangan seorang pemimpin yang sebaik-baik pemimpin, tentaranya sebaik-baik tentara, dan rakyatnya sebaik-baik rakyat.”

Lalu saat ini, kita sadar akan bentang yang amat jauh antara kualitas pemuda saat ini dan di zaman Muhammad Al-Fatih. Ada jurang pemisah yang terpampang dengan nyata. Kita juga sadar akan ketinggalan yang amat jauh. Oleh karena itu, kita harus mengejar itu semua dengan kerja keras dan kesungguhan.

"Kaki anak Adam tidaklah bergeser pada hari Kiamat dari sisi Rabbnya sehingga ditanya tentang lima hal; tentang umurnya untuk apa dia habiskan, tentang masa mudanya untuk apa dia pergunakan, tentang hartanya dari mana dia peroleh dan kemana dia infakkan dan tentang apa yang telah dia lakukan dengan ilmunya." (HR. Tirmidzi)

Kelak masa muda akan dimintai pertanggungjawabannya. Mereka yang memberi manfaat yang akan kekal, namanya abadi tercatat di bumi dan langit.

“Adapun buih itu, akan hilang sebagai sesuatu yang tak ada harganya; adapun yang memberi manfaat kepada manusia, maka ia tetap di bumi. Demikianlah Allah membuat perumpamaan-perumpamaan.” (QS. Ar-Raa'd:17)