
CAVING???? Apa tu?
Caving berasal dari kata cave, artinya Gua. Caving diartikan sebagai aktivitas penelusuran gua.
ini pertama kalinya MATAGIRA melakukan caving. Alhamdulillah sudah bergabung di MG jadi bisa ikutan. 15 mei 2014 hari libur, saatnya melakukan kegiatan yang berbeda, yaitu sapa alam… ditemani akang teteh dari JANTERA (Pecinta Alam dari Pend. Geografi Universitas Pendidikan Indonesia) kami melakukan perjalanan ke Gua Purbakala Sangyang Poek, didaerah Citatah, Bandung Barat . Akang dan teteh JANTERA ini lah yang jadi Tour Guide, yang memberikan banyak ilmu tentang pergua-an kepada kami.
Sebelum ke Sangyang Poek kita diajak melihat gua Sangyang Tikoro. Gua ini masih misterius guys. Belum tau pasti aliran sungainya bermuara kemana. Belum ada yang menelusurinya, karena terlalu banyak resikonya. Ada yang bilang sih bermuara hingga laut selatan.
Dan sebelum sampai ke gua yang kita tuju kita harus melewati pipa-pipa super besar yang mengalirkan air limbah menuju waduk saguling. Dan juga melewati sungai dengan dua warna berbeda yang menyatu. Warna hijau, keruh kotor, dan bau sebagai air pembuangan dari daerah perkotaan di waduk saguling yang bertemu dengan air agak kecoklatan alami non-kota dari waduk purba.
Sampai di gua yang kita tuju… gua sangyang poek.. ada pematerian dari temen-temen JANTERA.
Oke, kita mau berbagi sedikit nih mengenai pergua-an… semoga bermanfaat ya guys…
Tau nggak sih goa itu apa?
Gua itu, Loe gua end… hehehe
Just kidding guys… bukan itu ya..
Jadi yang bener, gua itu adalah sebuah lubang yang terbentuk secara alami. Gua Jepang atau Gua Belanda itu bukan dinamakan gua guys… kenapa?? Karena gua itu ada disebabkan oleh campur tangan manusia juga, nah hal yang semacam itu namanya lorong guys bukan gua. Pokoknya kalau gua itu yang terbentuk secara alamai ya guys…
Jenis jenis gua ini banyak gays..berdasarkan proses pembentukannya ada gua lava, gua littoral, dan gua kapur. kalau gua sangyang poek ini termasuk gua karst, yaitu kawasan batu gamping yang telah melalui proses karsifikasi/pelarutan.
Gua karst terbagi menjadi 2 jenis, yaitu aktif dan fosil. Ciri-ciri gua aktif diantaranya, masih terjadinya proses pelarutan dan biasanya ada sungai yang mengalir dibawahnya, seperti gua Sangyang Tikoro yang kita lewati guys… kalau gua sangyang poek ini termasuk gua fosil, karena tidak ada lagi sungai yang mengalir dibawahnya, dan tidak terjadi pelarutan lagi, hanya ada beberapa ornament yang mengalami pelarutan. Apa aja ornament-ornament goa itu? Ini nih guys contohnya. Ini namanya Gourdam.
Gourdam ini sangat berkilau bak permata atau berlian, karena memiliki kandungan mineral yang banyak.
Motif bebatuan didalam goa banyak guys.. ada yang berbentuk seperti tulang punggung, ada stalatit dan stalakmit. lihat lah ini, betapa indah ciptaan Allah…
Ketika kita memasuki gua, salah satu yang tidak boleh kita lakukan adalah menyentuh apapun yang ada didalamnya… lho kenapa? Karena eh karena ternyata gua itu sensitif guys… jadi nggk hanya manusia yang sensitif guys, gua juga sangat sensitif. Tubuh manusia itu memiliki suhu dan atmosfir yang berbeda dengan keadaan gua yang ada di dalamnya. keberadaan kita di dalam gua sebenarnya sudah menggangu. Apalagi jika menyentuh ornamen-ornamennya, bisa menggangu proses pembentukannya guys.. satu ornamen gua itu bisa terbentuk berpuluh-puluh tahun lamanya.. so jangan menyentuh apapun ya guys.. okey…
Selain pematerian, kita juga workshop tentang pemetaan gua.. gua sangyang poek ini termasuk gua berbentuk horizontal. Alat yang perlu kita siapkan untuk pemetaan gua adalah meteran, kompas, doglas/busur, dan beberapa yang berperan yaitu leader, bidikman,targetman, pengukur, sketman, dan notulis. Penasaran bagaimana caranya?? Belajar sama ahlinya ya… anak geografi pasti bisa….hehe
Oh ya guys…susur gua ala MATAGIRA ini bukan sekedar jalan-jalan biasa, selain dapat ilmu tentang pergua-an, kita juga bisa bertafakur nih guys .. orang yang bijak adalah yang bisa mengambil hikmah disetiap peristiwa. Sebagai umat muslim kita harus mentafakuri dan meneladani kisah-kisah zaman dahulu kala, zaman ke-Nabian dan ke-Rasulan. Bagaimana gelapnya gua Hira tempat Allah SWT menurunkan wahyu? Bagaimana suasana Gua Tsur tempat persembunyian Rasul dari para pasukan yang berburu nyawa Sang Kekasih Allah SWT? Bagaimana Gua Washid tempat persembunyian 7 orang pemuda yang beriman sang Ashabul Kahfi?
Kekuasaan Allah telah menyelamatkan 7 pemuda yang mulai meraskan hadirnya iman dihati tatkala Raja Diqyanius memaksa rakyatnya menyembahnya. ditemani seekor anjing mulia bernama Qithmir. Allah menidurkan para pemuda tersebut selama 309 tahun di dalam gua.
Baca kisah selengkapnya di https://islamidia.com/kisah-lengkap-7-pemuda-ashabul-kahfi-yang-ditidurkan-allah-selama-309-tahun-di-dalam-gua/
Kisah yang syarat dengan ibroh, sangat fenomenal dan menakjubkan.
Begitu Luar biasa sensasinya.. bermain sambil mengupas siroh , beribah dialam (sholat berjamaah) , tilawah, masak dan makan di alam terbuka … masyaallah nikmatnya tak terkira…. Ini lah yang membedakan kami dengan pecinta alam pada umumnya…
Waktu itu hari hujan lebat…berlindunglah kami di pintu belakang gua, sambil menyalakan api unggun, untuk menghangatkan tubuh. Menikmati minuman hangat sambil melihat arus air sungai yang deras dan sudah berubah wana menjadi coklat seperti air susu…
Sebelum pulang kurang afdhol kalau belum foto bareng… inilah MATAGIRA dan JANTERA
Nah itulah cerita perjalanan kami versi ku ketika caving. Ayo pembaca yang baik tinggalkan komen yah. Thank you. 😉















Tidak ada komentar:
Posting Komentar